Hipotesis pasang surut bintang

 


Hipotesis pasang surut bintang

Sir James Jeans dan Harold Jeffreys berpendapat kalau tata surya terbentuk akibat bintang lain yang lewat dekat matahari. Ketika melintas, terjadi gaya tarik menarik yang menyebabkan massa matahari tertarik. Bintang lain kemudian menjauh sementara massa yang tertarik terus berputar dan mendingin, kemudian membentuk planet.

Oh iya, teori pembentukan tata surya ini memang hampir sama dengan Teori Planetesimal ya. Bedanya, Teori Pasang Surut ini tidak dibentuk oleh planetesimal. 

Teori ini menyatakan bahwa ketika sebuah bintang sangat dekat dengan matahari, ada tarikan gaya gravitasi yang menyedot filamen gas berbentuk cerutu panjang. Filamen ini membesar di tengah dan menyusut di kedua ujungnya. Dari filamen inilah yang kemudian membentuk planet.

Hipotesis pasang surut bintang pertama kali dikemukakan oleh James Jeans pada tahun 1917. Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang lain kepada Matahari. Keadaan yang hampir bertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari Matahari dan bintang lain tersebut oleh gaya pasang surut bersama mereka, yang kemudian terkondensasi menjadi planet.[8] Namun astronom Harold Jeffreys tahun 1929 membantah bahwa tabrakan yang sedemikian itu hampir tidak mungkin terjadi.[8] Demikian pula astronom Henry Norris Russell mengemukakan keberatannya atas hipotesis tersebut.[9]

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.